Tolonglah Saudaramu

​الوسطية والاعتدال:

‌🇳‌🇦‌🇸‌🇪‌🇭‌🇦‌🇹 ‌🇸‌🇴‌🇷‌🇪
                ــــــ ❉ ❉ ❉ ❉ ❉ ــــــ
✍ فَـائِدَةٌ نَحْتـَاجُهَا كَـثِيراً :

*FAIDAH YANG SANGAT KITA BUTUHKAN*

💬 Syaikh Muhammad bin Shâlih al-‘Utsaimîn _rahimahullâhu_ berkata :
« يجب ﻋﻠﻰ ﺍﻹﻧﺴﺎﻥ ﺃﻥ ﻳﻨﻈﺮَ ﻓﻲ ﻧﻔﺴﻪ، ﻫﻞ ﻫﻮ ﻧﺎﺻﺮ ﻷﺧﻴﻪ ﻏﻴﺒﺎً ﻭﻣﺸﻬﺪﺍً ؟!

 *Setiap orang wajib melihat dirinya, apakah ia termasuk orang yang membela saudaranya, baik di saat saudaranya ada maupun tidak ada di sisinya.*

• – ﺃﻭ ﻻ ﻳﻨﺼﺮﻩ ﺇﻻ ﻓﻲ ﻣﺸﻬﺪﻩ ﺛﻢ ﻳﺄﻛُﻞُ ﻟﺤﻤﻪ ﻓﻲ ﻏﻴﺒﺘﻪ !

• – *Ataukah jangan² ia termasuk orang yang hanya membela saudaranya saat saudaranya berada di sisinya, kemudian ia memakan _daging_nya saat ia sedang tidak berada bersamanya.*
• – ﺇﻥ ﻛﺎﻥ ﻛﺬﻟﻚ ﻓﻬﻮ ﻣُﺸْﺒِﻪ ﻟﻠﻤﻨﺎﻓﻘﻴﻦ ﻭﺑﻌﻴﺪٌ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ؛ ﻷﻥ ﺍﻟﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﺑﻌﻀﻬﻢ ﺃﻭﻟﻴﺎﺀ ﺑﻌﺾ ﻳﺪﺍﻓﻊ ﺑﻌﻀﻬﻢ ﻋﻦ ﺑﻌﺾ ﻭﻳﻌﺬﺭ ﺑﻌﻀﻬﻢ ﺑﻌﻀﺎ ًﻭﻳﻠﺘﻤﺲ ﻟﻪ ﺍﻟﻌﺬﺭ ﻭﻻ ﻳُﺤﺐّ ﺃﻥ ﻳﻨﺎﻟﻪ ﺷﻲﺀ ».

• – *Jika memang benar demikian, maka keadaannya tidak ubahnya seperti orang² munafik dan jauh dari sifat kaum mu’minin.* 

*Kaum kaum mu’minin itu :*

🔹saling berkasih sayang diantara sesama mereka 

🔹saling membela satu dengan lainnya 

🔹saling memberikan udzur /alasan diantara mereka 

🔹memberikan maaf dan tidak senang jika ada sesuatu yang menimpa mereka.
📚 _At-Ta’lîq ‘ala Iqtidhâ’ ash-Shirâth_ (I/38)
✏ @abinyasalma 

┏━━━━━━━━━━━━━━┓

                     _Shared by :_

     Grup WA, LINE & Channel TG

         *Al-Wasathiyah Wal I’tidål*

           Join TG : bit.ly/abusalma 

        Join LINE : bit.ly/line-awwi 

┗━━━━━━━━━━━━━━┛

Semua Ada Gantinya – Kisah Pemuda yang Menjaga dari Syahwatnya

[💌 Semua Ada Gantinya 💌 ]

🗣 Syaikh Muhammad bin Muhammad Al-Mukhtar As-Syinqity mengisahkan, “Dahulu ada seorang penuntut ilmu yang memiliki wajah yang sangat tampan. Banyak wanita yang tergila-gila padanya.

image

Baca lebih lanjut

Tanda Tanda Kebahagiaan

🌴 Faidah 🌴
========

…Tanda-Tanda Kebahagiaan…

     ______🍃🍂🍃______

image

Baca lebih lanjut

Bagaimana Para Salaf Menuntut Ilmu – Kisah Bagaimana Lezatnya Tholibul Ilmi

✏✏✏…Kelezatan dalam Tholibul Ilmi  

✒…Bagaimana kesungguhan Para Salaf dalam menuncari Ilmu sungguh menakjubakan bagi mereka yang meniti jalan mereka.
Lapar dan dahaga Mereka, Ulama Salaf dalam menuntut Ilmu menunjukkan kesunguhan dan kesabaran dalam menempuh jalan ini.
Mereka ingin mendapatkan kebaikan tholibul ilmi sebagaimana yang dijanjikan oleh Rasululloh.  

image

Rasululloh صلى الله عليه وسلم bersabda,

من سلك طريقًا يلتمس فيه علمًا سهَّل اللهُ له طريقًا إلى الجنةِ ، و إنَّ الملائكةَ لَتضعُ أجنحتَها لطالبِ العلمِ رضًا بما يصنعُ ، و إنَّ العالمَ لَيستغفرُ له مَن في السماواتِ و من في الأرضِ ، حتى الحيتانُ في الماءِ ، و فضلُ العالمِ على العابدِ كفضلِ القمرِ على سائرِ الكواكبِ ، و إنَّ العلماءَ ورثةُ الأنبياءِ ، إنَّ الأنبياءَ لم يُورِّثوا دينارًا و لا درهمًا ، إنما ورَّثوا العلمَ ، فمن أخذه أخذ بحظٍّ وافرٍ.

“Barangsiapa yang berjalan menuntut ilmu, maka Allah mudahkan jalannya menuju Surga. Sesungguhnya Malaikat akan meletakkan sayapnya untuk orang yang menuntut ilmu karena ridha dengan apa yang mereka lakukan. Dan sesungguhnya seorang yang mengajarkan kebaikan akan dimohonkan ampun oleh makhluk yang ada di langit maupun di bumi hingga ikan yang berada di air. Sesungguhnya keutamaan orang ‘alim atas ahli ibadah seperti keutamaan bulan atas seluruh bintang. Sesungguhnya para ulama itu pewaris para Nabi. Dan sesungguhnya para Nabi tidak mewariskan dinar tidak juga dirham, yang mereka wariskan hanyalah ilmu. Dan barangsiapa yang mengambil ilmu itu, maka sungguh, ia telah mendapatkan bagian yang paling banyak.” (HR Ahmad (V/196), Abu Dawud, 3641, At-Tirmidzi, 2682, Ibnu Majah, 223 disohihkan Al-Albany)  

Baca lebih lanjut

Tujuan Kita untuk Berilmu dengan Mengamalkannya – Menambah Rasa Takut pada Allah ta’ala

[💌 Bukan Lomba Memberi Nasehat 💌 ]

image

Naseh Qilabah pernah berkata kepada Ayyub As Sakhtiyani:

“Apabila kamu mendapat ilmu, maka timbulkanlah ibadah padanya. Jangan sampai keinginanmu hanya untuk menyampaikan kepada manusia.”
(Al Adab Asy Syar’iyyah 2/45)

Baca lebih lanjut

Nasehat dan Renungan untuk para Ayah – Ketika Syahwat telah Berkuasa

Sebuah Nasehat Untuk Para Ayah
➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰➰

image

▪يا أبتي:
▪Wahai Ayahku,

🔹هل رأيت يوماً قارباً صغيراً تصارعه ظأمواج البحر في عتو واستكبار؟!
🔹Pernahkah kau melihat ada sebuah sampan kecil yang bergumul melawan gelombang lautan, dengan angkuh dan sombongnya?!

🔹أو أبصرت زهرة ندية تقاوم- على ضعفها- سطوة إعصار؟!
🔹Atau, pernahkah kau memperhatikan ada setangkai bunga yang basah, berdiri tegak dengan segala kelemahannya melawan dahsyatnya angin taufan?!

🔹أو لمحت طائراً ضعيفاً مكسور الجناح تطارده سباع وضباع في نهم وسعار؟!
🔹Atau, pernahkan kau memandang seekor burung lemah yang patah sayapnya, yang diburu oleh hewan buas dan anjing hutan yang dalam keadaan rakus dan laparnya?!

▫إني- يا أبتي- أضعف من هؤلاء جميعاً في جو الفتن والشهوات والشبهات الذي أعيشه ليلاً ونهاراً..
▫Karena sesungguhnya aku, wahai ayahku, lebih rapuh dari mereka semua, karena saya hidup siang dan malam di atmosfer yang penuh dengan fitnah, syahwat dan syubhat.

Baca lebih lanjut

Jangan Merasa Bangga Diri dengan Amal Kita

📌 Jangan Merasa Bangga Diri dengan Amal Kita!

image

💬 Ada 4 pria berbicara mengenai amal ibadah mereka dan kesuksesan yang didapatnya:

1⃣ Pria 1 : Alhamdulillah, sejak sering shalat dhuha rejeki menjadi lancar. Bisnis sukses, sebentar lagi anak saya lulus smu rencananya akan sekolah ke luar negeri.

2⃣ Pria 2 : Bukan main, hebat sekali, sejak naik haji ibadah semakin rajin, alhamdulillah anak juga sukses rumahnya harganya milyaran, belum lagi kendaraannya. Sebagai orang tua sangat bangga, berkat doa dan didikan saya.

3⃣ Pria 3 : Masya Allah, sungguh nikmat tak terkira sejak rajin puasa dan bersedekah, rezeki bagaikan sungai mengalir tidak ada putus-putusnya. Anak baru selesai kuliah di luar negeri sekarang jadi staff khusus Mentri.
Ketiga pria tersebut kemudian melirik pria 4 sejak tadi hanya terdiam. salah satu bertanya pada pria 4. “bagaimana dirimu? Mengapa diam saja?”.

4⃣ Pria 4 : Saya tidak sehebat kalian, jangankan kesuksesan bahkan saya tidak tahu ibadah saya lakukan diterima oleh Allah SWT atau tidak. Saya mengetahui ibadah saya diterima dan sukses setelah saya meninggal nanti. Jadi saya merasa belum bisa menceritakan ibadah yang saya lakukan dan balasan yang Allah berikan kepada saya.

Baca lebih lanjut