Nasehat dalam Berbicara dan Menyebarkan Berita

📗 Nasehat

FIKIH BICARA DAN MENYEBAR BERITA

image

Syaikh Ibnu Utsaimin mengatakan dalam kitab al-Qoul al-Mufid dengan redaksi kurang lebih sebagai berikut:

⏪  رب كلمة صغيرة توصل صاحبها إلى أعلى العليين

“Bisa jadi suatu kata bisa mengantarkan pelakunya pada derajat tertinggi (di surga)”

⏪   ورب كلمة صغيرة توصل صاحبها إلى أسفل السافلين

“bisa jadi satu kata bisa mengantarkan pelakunya kepada derajat terendah (di neraka)”

Baca lebih lanjut

Bersemangatlah dalam Beribadah, namun Jangan Lupa Belajar Ilmunya

📚 Perbanyak Ibadah, Namun Enggan Belajar Agama.

🔗 Sebagian orang yang dikenal giat ibadah hanya ingin terus memperbanyak ibadah tanpa mau mengenal bagaimanakah ilmunya. Padahal ibadah dituntut harus dengan ilmu. Tidak boleh kita beribadah asal-asalan. Orang yang beribadah tanpa ilmu ibarat orang yang telah salah jalan.

image

💭 Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
العَامِلُ بِلاَ عِلْمٍ كَالسَّائِرِ بِلاَ دَلِيْلٍ وَمَعْلُوْمٌ أنَّ عَطَبَ مِثْلِ هَذَا أَقْرَبُ مِنْ سَلاَمَتِهِ وَإِنْ قُدِّرَ سَلاَمَتُهُ اِتِّفَاقًا نَادِرًا فَهُوَ غَيْرُ مَحْمُوْدٍ بَلْ مَذْمُوْمٌ عِنْدَ العُقَلاَءِ
“Orang yang beramal tanpa ilmu bagai orang yang berjalan tanpa ada penuntun. Sudah dimaklumi bahwa orang yang berjalan tanpa penuntun akan mendapatkan kesulitan dan sulit untuk selamat. Taruhlah ia bisa selamat, namun itu jarang. Menurut orang yang berakal, ia tetap saja tidak dipuji bahkan dapat celaan.”

💭 Guru dari Ibnul Qayyim yaitu Ibnu Taimiyah rahimahullah juga berkata,
مَنْ فَارَقَ الدَّلِيْلَ ضَلَّ السَّبِيْل وَلاَ دَلِيْلَ إِلاَّ بِمَا جَاءَ بِهِ الرَّسُوْلُ
“Siapa yang terpisah dari penuntun jalannya, maka tentu ia akan tersesat. Tidak ada penuntun yang terbaik bagi kita selain dengan mengikuti ajaran Rasul –shallallahu ‘alaihi wa sallam-.”

Baca lebih lanjut

Jika Allah Mampukan untuk Beribadah, Janganlah Membuatmu Ujub

📚 Jika Allah Mampukan, Jangan Ujub!                                                                 

image

💡 Jika Allah memampukanmu untuk shalat malam,
Janganlah kau memandang orang yang tidur dengan pandangan merendahkan.

👄 Jika Allah memampukanmu untuk puasa,
Jangan kau memandang orang yang tak berpuasa dengan pandangan merendahkan.

✊🏻 Jika Allah memampukanmu untuk ber jihad,
Jangan kau memandang orang yang tak berjihad dengan pandangan merendahkan.

Baca lebih lanjut

Allah Mengampuni Segala Dosa Orang yang Tidak Berbuat Syirik

🌷💧💧💧💧💧💧🌷

🍃 ALLAH MENGAMPUNI SEGALA DOSA ORANG YANG TIDAK BERBUAT SYIRIK🍃

image

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ الله صَلَّى الله عليه وسلم يَقُوْلُ :

قَالَ اللهُ تَعَالَى : يَا ابْنَ آدَمَ، إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِي وَرَجَوْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَاكَانَ مِنْكَ وَلاَ أُبَالِي، يَا ابْنَ آدَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوْبُكَ عَنَانَ السَّماَءِ ثُمَّ اسْتَغْفَرْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ، يَا ابْنَ آدَمَ، إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِي بِقُرَابِ اْلأَرْضِ خَطاَياَ ثُمَّ لَقِيْتَنِي لاَ تُشْرِكْ بِي شَيْئاً لأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغْفِرَةً

[رواه الترمذي وقال حديث حسن صحيح ]

🔹”Dari Anas Radhiallahuanhu dia berkata : Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

Allah Ta’ala berfirman : “Wahai anak Adam, sesungguhnya Engkau berdoa kepada-Ku dan memohon kepada-Ku, maka akan aku ampuni engkau, Aku tidak peduli (berapapun banyaknya dan besarnya dosamu). Wahai anak Adam seandainya dosa-dosamu (sebanyak) awan di langit kemudian engkau minta ampun kepada-Ku niscaya akan Aku ampuni engkau. Wahai anak Adam sesungguhnya jika engkau datang kepadaku dengan kesalahan sepenuh bumi kemudian engkau menemuiku dengan tidak menyekutukan Aku sedikitpun maka akan Aku temui engkau dengan sepenuh itu pula ampunan “
📒(Riwayat Turmuzi dan dia berkata : haditsnya hasan shahih)📒

Baca lebih lanjut

Nasehat Ulama dari Timur Tengah untuk Rakyat Indonesia dalam Mensikapi Pemimpinnya

📋 Nasehat Ulama dari Timur Tengah untuk Rakyat Indonesia dalam Mensikapi Pemimpinnya

image

📌 “…KEMASLAHATAN dari taat kepada waliyul amr KEMBALI KEPADA KAUM MUSLIMIN itu sendiri. Ketika kaum muslimin taat kepada waliyul amr keadaan mereka menjadi stabil, kehidupan mereka makmur dan mereka hidup dalam ketenangan…” Nasehat Prof DR Ibrohim Ar Ruhaily

Baca lebih lanjut

Tidak Menertawakan Kentut adalah Adab

Pernahkan kalian mengalami “kentut” ?
Apa sih kentut itu, Peristiwa keluarnya gas disebut juga kentut atau sering disebut juga buang angin. Kentut biasanya ditandai dengan rasa mulas di perut. Menurut dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB dari Departemen Penyakit Dalam Divisi Gastroenterologi RS Cipto Mangunkusumo, seperti yang dikutip dari laman detikHealth, kentut adalah gas hasil metabolisme usus, makanan yang kita makan sehari-hari akan menghasilkan kotoran, dari kotoran ini usus akan menyaring gasnya dan dibuang menjadi kentut, sehingga menimbulkan bau.

terkadang, ketika ada teman kita yang ngentut, biasanya kita akan menutup hidung, iya soalnya bau. terkadang ada yang tertawa-tawa karena ada yang ngentut. hmmm…. kira-kira bagaimana ya adabnya Baca lebih lanjut

Renungan Sebelum Tidur – Dosa Tambah Istighfar Kurang

:idea:Renungan Berfaidah
     Sebelum Tidur
     =================

image

Berkata al-Imām Ibnul Jauziy -rahimahullāh- :

“أسفا لعبد…!

كلما كثرت أوزاره قل استغفاره،
وكلما قرب من القبور قوي عنده الفتور!”.

“Duhai sungguh sangat disayangkan keadaan seorang hamba itu…

Semakin bertambah dosanya, ternyata istighfar-nya semakin sedikit…

Dan, semakin dekat ia dengan kubur, semakin kuat futur*-nya!”.  

Sumber:

📚 التبصرة 55/1

[At-Tabshirah: 1/ 55]

*Futur: lemah, turun semangat dalam keimanan, amalan dan kebaikan.

#Allāhul Mustaân.

📝Ustadz Hudzaifah bin Muhammad hafizhahullah

[Share Faidah]
🌴🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌴