Adab Dalam Memberi Nasihat

Belajar memberi nasihat

wakeupislam

Sebagai manusia biasa, tentulah kita pernah berbuat salah. Dan kewajiban kita sebagai muslim, adalah saling menasihati diantara kita. Nabi SAW. bersabda:

الدين النصيحة
“Agama itu adalah nasihat”

Namun, terkadang orang terlalu berharap nasihatnya akan langsung diandel dan diamalkan oleh orang yang ia nasihati. Padahal, penasihat juga memiliki tata cara dan adab-adabnya, agar nasihatnya menjadi lembut, namun langsung menuju titik inti permasalahannya. Bagaimana sih, adab-adab menasihati? Check it out!

1. IKHLAS. Yang ini, adalah syarat terpenting. Allah berfirman

(وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ) [سورة البينة : 5]

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus. (QS Al-Bayyinah: 5)

Jadi, apapun amalnya, ikhlaslah kuncinya. Kalau dimasukkan dalam konteks nasihat, maka jadinya, kita menasihati orang dalam kebaikan

Lihat pos aslinya 473 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s