Kajian Kitab Tsalasatul Utsul (3 Landasan Utama) Pertemuan Pertama di Nogosari

📡 Pendahuluan

Barangsiapa yang menempuh sesuatu jalan untuk mencari ilmu syar’i disitu, maka Allah akan mempermudahkan baginya suatu jalan untuk menuju ke syurga. (HR. Muslim)

Apabila Allah menginginkan kebaikan bagi seseorang maka dia diberi pendalaman dalam ilmu agama. Sesungguhnya memperoleh ilmu hanya dengan belajar. (HR. Bukhari)

image

📌 Materi
بسم الله الرحمن الرحيم
Saudaraku, ketahuilah wajib engkau mendalami 4 Perkara
1⃣ Ilmu : yaitu mengenal Allah, mengenal Nabi-Nyadan mengenal Agama Islam dengan dalil-dalilnya.
2⃣ Amal : yaitu mengamalkan ilmu tersebut
3⃣ Dakwah : yaitu mendakwahkan ilmu tersebut
4⃣ Sabar : yaitu Bersabar atas berbagai ganguan dan rintangan dalam menuntut ilmu, beramal serta berdakwah.

Ilmu yang dimaksud adalah ilmu syar’i dan amal merupakan fardhu ‘ain yang wajib diketahui seorang muslim. Seorang yang berilmu menyebabkan keyakinan dalam hatinya dan menjadikan seorang lebih kuat imannya, dan menjadi lebih takut pada Allah ta’ala. Allah ta’alaberfirman, “Sesungguhnya yang takut kepada Allahdi antara hamba-hambaNya hanyalah ulama.” (Faathir: 28), Sedangkan Dakwah merupakan fardhu kifayah.

📕 Firman Allah ta’ala :
وَالْعَصْرِ. إِنَّ الْأِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ .إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ ( العصر:١-٣ )
1. Demi masa.
2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS. Al ‘Ashr : 1-3)

Allah ta’alabersumpah dengan menggunakan masa (waktu), bahwa manusia sungguh benar-benar (penekanan) dalam kerugian kecuali orang yang disebutkan pada surat. Sehingga saudaraku bersabarlah… akan selalu ada rintangan dalam berdakwah. Engkau bersabar ketika melakukan ketaatan, bersabar dalam menjauhi larangan, dan bersabar menghadapi takdir yang tidak kita suka (semisal berdakwah di jalan Allah ta’ala ).

📗 Imam As Syafi’i rahimahullah berkata tentang surat ini “Seandainya Allah tidak menurunkan satu hujjah kepada makhluknya kecuali surat ini niscaya telah cukup bagi mereka”

Maka Allah memulai perintah untuk “berilmu” sebelum berkata dan berbuat. Demikian dikatakan Imam Al Bukhari rahimahullah,

📘Dalil firman Allah ta’ala :

(فَاعْلَمْ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِك وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ)(محمد: ١٩)

“Maka Ketahuilah, bahwa Sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan yang haq) selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan”. (QS. Muhammad : 19)

✒Disampaikan oleh Ustadz Abu Ukasya حفظه الله تعالى
Ditulis ulang oleh Ibnu Hasan dengan beberapa tambahan
📚Bersumber dari Kitab : Tsalasatul Ushul
📆23 Shawwal 1436H – 9 Agustus 2015

:idea:Semoga bermanfaat dan dapat kita ambil ilmunya
Barakallahu fiikum…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s